6 Hal Kecil dari Wanita yang Disukai Laki-laki

Anda mungkin akan terkejut dengan hal-hal yang tidak bisa ditolak pria dari wanita, dan beberapa di antaranya adalah yang wanita pikir akan membuat para pria menjauh. Inilah mengapa kebiasaan berikut (dan lain-lain) dapat digunakan untuk menarik pria:

1. Dia menyukai Anda saat Anda makan banyak.
Para pria menyukai wanita yang suka makan — bukan wanita yang mengatakan bahwa mereka tidak lapar tapi kemudian sibuk mencomot makanan sepanjang malam.

Selain sikap yang menunjukkan bahwa Anda tidak terobsesi dengan berat badan Anda, antusiasme semacam itu juga cenderung diterjemahkan ke hal lain — termasuk urusan ranjang. "Seorang wanita dengan nafsu makan yang baik cenderung memiliki nafsu yang sehat pada semua hal, dan kasih sayang merupakan bagian dari itu," jelas Barton Goldsmith, Ph.D., penulis buku “Emotional Fitness for Couples: 10 Minutes a Day to a Better Relationship”.

2. Sesekali ia menyukai kemarahan Anda.
Anda mungkin khawatir sikap seperti ini tidaklah anggun, namun terkadang umpatan atau berteriak-teriak pada saat yang tak terduga dapat menjadi rangsangan yang kuat. "Mendengar seorang wanita yang mengumpat dapat memberikan seorang pria kejutan adrenalin," jelas Ian Kerner, Ph.D., penulis  You’re Not That Into Him Either and DSI: Date Scene Investigation. "Pria menyukai wanita yang keras dan tegas, dan selama ia tidak berbicara terlalu jauh, itu adalah hal yang positif."

3. Ia menyukai bahwa Anda bukanlah orang yang terlalu rapi.
Percaya atau tidak, para pria yang melihat produk rambut, aksesoris dan barang-barang berantakan di meja rias Anda dengan anehnya dapat membuat mereka terpukau. "Aku menyukai jika istriku membuat lebih banyak kekacauan dari yang aku lakukan," kata Ziad (31) dari Durham, NC.

"Ketika dia memasak, makanan tercecer di mana-mana. Hal itu menunjukkan bahwa ia orang yang riang, dan mengingatkanku untuk menikmati momen daripada mengkhawatirkan konsekuensinya. Pikiran santai itu juga terbawa ke dalam lemari akhir pekan Anda.

"Pria menyukai  seorang wanita yang tidak berusaha terlalu keras," jelas Dr. Kerner. "Kebanyakan pria berpikir bahwa celana boxer dan kaos tua di rumah Anda adalah pemandangan yang paling menarik." Jadi jangan menghabiskan berjam-jam hanya untuk memilih pakaian kencan yang sempurna atau berdandan, karena pria menyukai Anda apa adanya — dalam kenyamanan Anda yang sedikit ceroboh.

4. Dia menyukai lemak berlebih Anda.
Tentu, Anda pernah mendengar bahwa pria menyukai wanita yang seksi, tapi bagaimana dengan kelebihan berat badan Anda yang sudah berusaha Anda hilangkan di pusat kebugaran? Ada kesempatan baik bahwa pria Anda menyukai para wanita yang tidak bertubuh seksi.

Tanyalah kepada Nick yang berusia 26 tahun, "Pacarku berolahraga secara teratur, tapi aku rasa lemak yang ada di pahanya adalah sesuatu yang seksi karena hal itu menunjukkan bahwa ia tidak sempurna." Tentu, bentuk lemak berlebih Anda dapat membuat pria merasa sedikit lebih baik tentang perut buncitnya, namun ada juga alasan biologis mengapa pria seperti itu.

Psikolog di University of Texas mengatakan bahwa pria  paling tertarik dengan wanita yang memiliki lekuk tubuh seperti jam pasir — terlepas dari berat badan mereka. Mereka berteori bahwa pria secara tidak sadar mencari tipe tubuh seperti itu karena itu menandakan bahwa wanita itu mampu melahirkan dengan baik.

5. Dia tertarik pada pengetahuan Anda akan sesuatu yang Anda sukai.
Seorang pria akan terpesona oleh apa pun yang membuat Anda sangat antusias — terlepas dari apakah ia memiliki minat yang sama atau tidak. "Ini bukan tentang kecerdasan seseorang, namun tentang bagaimana Anda antusias terhadap sesuatu," kata Mira Kirshenbaum, penulis “The Weekend Marriage”.

"Hal tersebut merupakan hal yang penting untuknya, bukan sekadar hal yang dilakukan untuk membuat pria terkesan." Hal tersebut bisa merupakan antusiasme untuk subjek seperti kebudayaan zaman prasejarah, atau antusiasme Anda untuk belajar bahasa Prancis.

Ia mungkin tidak terlalu mengerti tentang itu dan mungkin tidak ingin berdiskusi tentang hal itu sepanjang malam, tapi ia pasti menghargai bahwa Anda seorang wanita yang cerdas, dan yang berpikir untuk dirinya sendiri dan tidak memaksakan agar minatnya cocok dengan pasangan.

Minat anda Anda juga menjadi pendorong dari apa yang Dr Kerner sebut sebagai proses ekspansi diri. "Semakin Anda memperluas sebagai seorang pribadi," ia menjelaskan, "semakin luas hubungan yang terbina."

6. Dia suka usapan lembut di kepala dari Anda.
Jangan salah paham. Pria menyukai saat Anda meraba-raba zona sensitif seksual mereka. Tapi itu bukan satu-satunya jenis sentuhan yang mereka inginkan. Adam (28), dari Roanoke, Virginia, mengaku: "Aku suka ketika istriku mengelus kepalaku di malam hari." Manis, ya, tetapi itu juga membuat perasaanku sangat baik.

Kulit kepala adalah bagian yang sering diabaikan. Dan sentuhan lembut di mana saja dapat menimbulkan efek yang sama, karena sentuhan tersebut menyebabkan tubuh pria menghasilkan vasopressin, hormon yang memberikan efek santai yang juga menambah rasa sayang. Adakah efek lain yang positif? Memulai segala jenis kontak fisik dapat membuat pasangan Anda merasa bahwa anda menginginkannya seperti halnya dia menginginkan Anda juga — dan bahwa Anda benar-benar peduli padanya.

Management Stress

Manusia pasti mengalami stres. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.
Berikut ini cara-cara memanagement stress:
  1. Selalu meluangkan waktu untuk diri sendiri, setidaknya 30 menit per hari.
  2. Sadarilah ukuran stres anda sendiri: Tahu kapan harus melangkah mundur dan lebih santai.
  3. Berkonsentrasi pada mengendalikan situasi anda sendiri, tanpa mengendalikan orang lain.
  4. Berlatih menggerakan badan setiap hari untuk membakar bahan kimia pengakibat stres.
  5. Makan banyak buah segar, sayuran, roti dan air, berikan tubuh anda yang terbaik untuk melakukan yang terbaik.
  6. Mengampuni orang lain, jangan menyimpan dendam dan toleran - tidak semua orang berkemampuan seperti anda.
  7. Mendapatkan perspektif pada suatu hal "betapa pentingnya" adalah masalah?
  8. Pelukan, ciuman dan tawa: Bersenang-senang dan jangan takut untuk berbagi perasaan anda dengan orang lain.
  9. Mengidentifikasi stres dan berencana untuk berurusan dengan mereka lebih baik lain kali.
  10. Menilai kinerja anda sendiri secara realistis, tidak menetapkan tujuan di luar jangkauan anda sendiri.
  11. Jaga sikap positif, pandangan anda akan mempengaruhi hasil dan cara orang lain memperlakukan anda.
  12. Hindari alkohol, obat-obatan dan stimulan lainnya, mereka mempengaruhi persepsi dan perilaku anda.
  13. Mengelola uang dengan baik, mencari saran dan menyimpan setidaknya 10 persen dari apa yang anda peroleh.
  14. Tidak ada kata yang Anda perlu belajar untuk menggunakan tanpa merasa bersalah.
  15. Kegiatan di luar ruangan sendiri, atau dengan teman-teman dan keluarga, dapat menjadi cara yang bagus untuk bersantai.
  16. Pilih putar musik favorit anda daripada menonton televisi.
  17. Berhenti merokok: Hal ini menekankan tubuh Anda sehari-hari, belum lagi membunuh anda juga.
  18. Menikmati alam dan lingkungan, belajar untuk mendengarkan dan tidak banyak bicara.
  19. Tidur nyenyak, dengan kasur dan bantal yang mendukung, di ruangan yang tidak terlalu panas dan memungkinkan banyak udara segar.
  20. Perlakukan diri anda sekali seminggu dengan makan malam, pijat keluar, film.
  21. Memahami hal-hal dari sudut pandang orang lain.
  22. Memverifikasi informasi dari sumber sebelum menjadi masalah.
  23. Kurangi kekawatiran, kekawatiran itu akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik atau lebih cepat diselesaikan.
  24. Membuat bagian dari rencana liburan tahunan anda dan anggaran.
  25. enyerahkan kepada Tuhan rencana apa yang ingin anda ingin capai berdasarkan prioritas anda dalam karir anda, hubungan, dll
  26. Semangat hidup: Setiap hari adalah hadiah, tersenyum dan bersyukur bahwa Anda adalah bagian dari gambaran yang lebih besar.
-Semoga bermanfaat-

Jadilah Sederhana


Di sebuah kota ada seorang anak muda baru saja mewarisi kekayaan orangtuanya yang sangat banyak. Sampai sulit menghitung dan menghafalnya secara pasti. Ia senang sekali dan segera menjadi sangat terkenal sebagai anak muda kaya raya. Seperti biasa, orang-orang pun berlomba-lomba ingin menjadi kawannya. Maka kehidupannya pun bergelimangan harta dan teman-teman berkelimpahan.

Waktu pun berjalan sangat cepat, pelbagai kegiatan dan pesta telah terselenggarakan. Suatu saat, tanpa ia sadari harta dan uangnya sudah sangat menipis. Ternyata harta bendanya tidak bertambah, tidak berkembang, tidak ada usaha yang dijalankan. Ia hanya bisa menghabiskan, menghabiskan, dan menghabiskan uang itu.

Ketidakmampuan pemuda ini mengelola uang membuat harta dan uangnya habis hanya dalam jangka waktu yang tidak lama. Satu per satu kawannya pun menjauhi dirinya. Tidak ada lagi orang yang mau berteman dengannya. Tiada kekayaan, tiada persahabatan.

Ketika ia benar-benar jatuh miskin dan sebatang kara, ia pun mendatangi seorang Pastor. Pastor itu adalah seorang wali baptisnya yang terkenal dengan kebijaksanaan-kebijaksanaannya. Pada masa itu orang-orang bijak seperti ini sering dijadikan sumber nasihat.

“Bapak yang baik, harta kekayaan saya yang begitu banyak sudah habis, dan kawan-kawan pun meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?” keluh pemuda itu pada sang Pastor.
“Jangan khawatir. Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia ...," jawab si Pastor . Pemuda itu gembira bukan main. Ia membayangkan kejayaannya akan berulang.
“Jadi saya akan kembali kaya pastor?”

Pastor  menjawab, “Bukan begitu maksudku. Kau salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman.”

Duniawi hedonis korupsi membuat kita menjadi orang yang hebat secara materi, tetapi di saat ambang kebangkrutan tidak ada seorangpun yang akan menolongmu. Jadilah sederhana yang sesuai dengan kebutuhan, cukup, dan tidak menanggung banyak beban. Nikmati kesederhanaan hidup bersama Tuhan dengan kejujuran.  Hidup kita pasti bahagia.

Penyambung Lidah Rakyat

Judul : Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat (Edisi Revisi -Hard Cover)
Penulis : Cindy Adams
Penerbit :Media Presindo (Juni 2011)
Halaman : 432
--------------------------------
Terjemahan karya Cindy Adams mengenai otobiografi Bung Karno ini telah mengalami cetak ulang berkali-kali, sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1966. Tetapi di kemudian hari baru diketahui ternyata banyak kesalahan-kesalahan dalam terjemahan, bahkan ada juga selipan-selipan isi yang tidak ada pada naskah aslinya. Hal ini sempat menimbulkan kesalahpahaman pada beberapa tokoh nasional kita. Karena itu saya menyambut baik penerbitan edisi revisi dari terjemahan karya Cindy Adams ini. Semoga buku ini dapat menghilangkan kesalahpahaman tersebut di atas dan mampu memberi pengertian yang lebih baik mengenai Bung Karno.
Guntur Soekarno Putra
Ketua Dewan Pendiri Yayasan Bung Karno

Sebenarnya pihak keluarga tidak yakin kalimat melecehkan para pemimpin bangsa itu dari Bung Karno. Bahkan Guntur Soekarno Putra pernah menuturkan, ketika Bung Karno tahu bahwa dalam sebuah pembacaan naskah proklamasi nama Bung Hatta tidak disebut, Bung Karno marah... Dengan diterbitkannya edisi revisi masyarakat tidak perlu ragu lagi bahwa buku ini merupakan terjemahan yang otentik dari buku asli yang ditulis Cindy Adams.
Guruh Sukarno Putra
Ketua Umum Yayasan Bung Karno

"Saya merasa bangga bahwa saya ikut serta pada permulaan dari ditulisnya buku ini. Buku tersebut amat menarik dan penting, karena melalui buku ini maka terbukalah bagi dunia untuk mengenal Sukarno sebagaimana kawan-kawannya yang terdekat mengenalnya- masa mudanya, masa bertahun-tahun dalam penjara, perjuangannya, dan pandangannya tentang masalah-masalah dunia. Buku tersebut mengungkapkan sifat dan jiwa beliau secara menyeluruh."
Howard P. Jones
Bekas Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia

Kalau Mau download tinggal tekan tombol save (gambar disket)



Historisisme oleh Bambang Purwanto

Kalau Mau download tinggal tekan tombol save (gambar disket)

Kegalauan Papua (dua nasionalisme)

Berdasarkan perjanjian international 1896 yang diperjuangkan oleh Prof. Van Vollen Houven (pakar hukum adat Indonesia) di sepakati bahwa ”Indonesia” adalah bekas Hindia Belanda. Sedangkan Irian Barat walaupun dikatakan oleh Belanda secara kesukuan berbeda dengan bangsa Indonesia, tetapi secara sah merupakan wilayah Hindia Belanda.

Bernada Meteray mengupas sejarah Papua sejak pertama kali Kerajaan Sriwijaya (abad VIII) menginjakkan kakinya di sini, disusul Majapahit (abad XIV), lalu Ternate dan Tidore (abad XVI). Suatu keterangan yang dapat menunjukkan bahwa Papua pernah merupakan daerah kekuasaan Sultan Tidore dan Bacan sebagaimana yang dikatakan oleh Koentjaraningrat dan Prof.Dr.Harsya W.Bachtiar dalam penelitiannya yang diungkapkan didalam buku yang berjudul : “ Penduduk Irian Barat “ bahwa pertemuan pertama antara orang – orang pribumi Irian Barat dengan orang – orang dari luar daerah terjadi ketika Sultan Tidore berusaha memperluas wilayah. Pada abad XVI Pantai Utara sampai Barat daerah Kepala Burung sampai Namatota ( Kab.Fak-fak ) disebelah Selatan, serta pulau – pulau disekitarnya menjadi daerah kekuasaan Sultan Tidore. , kemudian datanglah Belanda (VOC), Jepang, hingga pemerintah Indonesia.

Namun Ternyata kebanyakan orang papua tidak sependapat dengan Prof. Van Vollen Houven.
“Tidak pernah orang Papua diterima sebagai bagian dari rakyat Indonesia. Warga Papua dianggap sebagai binatang. Saya tidak jamin, warga Papua masih menginginkan jadi bagian Indonesia. Lihat saja, bagaimana orang Papua ditembak atau dibunuh,” tegas Ketua Gereja Baptis Papua, Pendeta Socrates Sofyan Yoman kepada itoday (18/6).

Bernada Meteray, mengurai benang pangkal dinamika pergolakan rakyat Papua dari beberapa aspek yaitu historis, ideologis dan politis yang bermuara pada satu titik yaitu nasionalisme. Nasionalisme Papua dan Nasionalisme Indonesia, masalah ke-papua-an dan ke-indonesia-an menjadi pangkal dinamika yang melahirkan pergolakan rakyat Papua sampai hari ini. Perbedaan nasionalisme itu dimunculkan karena perbedaan ras dan sejarah dari daerah NKRI yang lain.

5 Agustus 1962 lahirlah Persetujuan New York yang mengatur tentang pemerintahan sementara di Papua dan mempersiapkan pelaksanaan hak menentukan nasib bagi Rakyat Papua. Kemudian pada bulan Juli-Agustus 1969 dilaksanakan tindakan pilih bebas bagi Rakyat Papua, yang oleh Indonesia dinamakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA). Pelaksanaan PEPERA diterjemahkan oleh Indonesia dengan sistem perwakilan dan tidak sesuai dengan Persetujuan New York yang mengatur satu orang satu suara (one man, one vote). Karena faktanya dari 800ribu penduduk Papua yang memiliki hak pilih, cuma 1.025 orang yang dilibatkan. Selain itu, berbagai tindakan represif, intimidasi dan teror dilakukan untuk menekan perwakilan dari Rakyat Papua tadi. Sehingga PEPERA berhasil dimenangkan oleh Indonesia dengan suara mayoritas walaupun pelaksanaannya tidak demokratis dan tidak menghargai hak asasi manusia Rakyat Papua. (aliansi mahasiswa papua)
Nasionalisme Indonesia ditumbuhkan oleh tokoh-tokoh nasionalis mulai akhir 1945 ketika residen Van Eechoud merekrut beberapa orang Indonesia sebagai pegawai pemerintah, di antaranya Soegoro Atmoprasodjo yang ditunjuk sebagai pengajar dan direktur asrama pada Kursus Singkat Pamong Praja di Kota Nica. Soegoro meyakinkan para siswanya untuk berpikir bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia. Beberapa orang yang menempuh pendidikan Eechoud dan kemudian menjadi terkemuka dalam aktivitas politik antara lain: Markus dan Frans Kaisepo, Nicolaas Jouwe, Herman Wajoi, Silas Papare, Albert Karubuy, Moses Rumainum, Baldus Mofu, Eliezer Jan Bonay, Likas Rumkorem, Martin Indey, Johan Ariks, Herman Womsiwor dan Abdulah Arfan.

Pada tanggal 1 Juli 1971 di suatu tempat di Desa Waris, Kabupaten Jayapura, dekat perbatasan Papua New Guinea, yang dijuluki (Markas) Victoria, yang kemudian dijuluki dalam kosakata rakyat Papua Barat sebagai “Mavik” “dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat. Proklamasi ini dicetuskan oleh Seth Jafet Rumkorem sebagai Presiden Papua Barat, dan didampingi oleh Jakob Prai sebagai Ketua Senat (Dewan Perwakilan Rakyat), Dorinus Maury sebagai Menteri Kesehatan, Philemon Tablamilena Jarisetou Jufuway sebagai Kepala Staf Tentara Pembebasan Nasional (TEPENAL ), dan Louis Wajoi sebagai Komandan (Panglima) TEPENAL Republik Papua Barat.

Sampai sekarang kebanyakan rakyat papua ingin menentukan dirinya sebagai bangsa sendiri, Artinya Indonesia gagal menanamkan nasionalismenya. Dan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) perlu dipertanyakan kembali. Mungkin orang papua menganggap Indonesia adalah penjajah bukannya Belanda.
Masalah Papua adalah masalah dua nasionalisme bukan sekedar pendidikan, persoalan kesejahteraan, kesenjangan sosial atau persoalan ketidaksetaraan ekonomi. Semoga menjadi pembelajaran bagi bangsa Indonesia, bagaimana pentingnya nasionalisme.

Sumber: wikipedia.ord
             serbasejarah.wordpress.com
             ampjogja.blogspot.com
             wpan.wordpress.com
             Nasionalisme Ganda Orang Papua, Bernarda Meteray